Join Multiply
Open a Free Shop
Sign In
Help
SEARCH
Marketplace
Clothing & Accessories
Shoes
Beauty & Health
Jewelry & Watches
Fragrances & Perfume
Kids
Baby & Toddler
Electronics & Cell Phones
Computers & Accessories
Movies, Music, Games & Books
Home & Garden
Collectibles & Art
Sports & Outdoors
Professional Services
Car Parts & Accessories
Everything Else
Sudibyo's Site
Home
Notes
Blog
Photos
Notes
View All
Potret Hujan disini mengantarku kembali bersamamu Rintik-rintik airnya menyisakan bekas-bekas luka Luka-luka kecil ditanah Sesekali, airnya menyapaku dengan tidak sopannya Aku mengusapnya dengan bajuku Baju yang sudah tak berbentuk lagi Aku menatap langit yang rata dengan mendung itu Sepertinya hujan ini akan terus mengguyur kota ini Suaranya yang menghantam gentingpun tak begitu enak didengar Aku mencoba melihat potretmu Kau cantik sekali Wajahmu begitu indah Hidungmu tak begitu mancung, juga tak pesek seperti punyaku . . Matamu semakin indah dengan dibalut kacamata pink favoritmu Air-air hujan yang menyapaku tak lagi ku hiraukan Karena aku tau ada yang lebih penting dari mereka “DIRIMU” Masi teringat aku Dua hari yang lalu kau bersamaku menyesiri aspal hitam Aspal-aspal hitam yang mulai memudar dimakan waktu Sesekali kita menjumpai bagian-bagian yang berlubang Kau memegangku dengan erat Hembusan nafasmu menyapu bulu kudukku Lalu kau bilang padaku “Aku cinta Kamu”
Previous notes:
Feb 27
-
Gelang itu dentingan arlojiku terus berdetak tanpa henti . . . gemerising daun" yang aku pun tak tau daun apa itu . . . sesekali daunnya yang kecil jatuh berguguran . . daun itu lucu sekali . . . aku tersenyum sendirian di balik kota ini . . aku menatapi langit yang terbungkus oleh awan" kumuh . . Sesekali mentari menembus cela" kecil awan kumuh itu . . . seberkas cahaya terbesit dibenakku . . . CAHAYAMU . . . . aku makin memperkuat cahaya itu . . KAu duduk di pohon itu . . Kau cabut akar" kecil dari pohon yang kau duduki . . . Perlahan-lahan kau bentuk akar" itu menjadi gelang . . . gelang itu . . . Gelang yang kau berikan kepadaku 1 tahun silam . . . Gelang yang kau bilang akan membawa kita bersama . . Gelang yang kau bilang separuh hatimu itu . . Gelang yang kau berikan saat kita dibawah pohon itu . . tiba" langit menurunkan berjuta-juta pasukan airnya . . . kau, aku, dan gelang itu basah kuyup dibuatnya . . . GELANG ITU . . . sekarang aku masih menyimpannya rapi di KOtak ku . . . Sesekali aku meliriknya . .. Tapi sungguh tak mampu aku menyentuhnya . . sebab . . . itu smua hanya akan menimbulkan penyesalan untuk ku . . penyesalan yang tak henti-hentinya . . sbab aku merasa orang tertolol di dunia ini . . . begitu bodohnya aku pergi darimu . . . (Yogya, 25 Des)
My Image
View All
ada" adjah . . .
17 Photos
Guestbook
For:
Add a comment to this guestbook, for everyone
Send
catlive
a personal message
Subject:
-
Quote original message
Blog
View All
Menjadi Biasa itu Luar Biasa
artikel ini saya ambil dari blog nya kak danang di http://danangap7.multiply.com/journal/item/10. “ Tak Sepakat!! ! ” kira-kira demikian kata-kata itu muncul di layar komputerku beberapa waktu yang lalu saat...
more
catlive
Sudibyo
Personal Message
Report Abuse
Selamat datang di blog sia yang jauh dari kata bagus ini . . .
placeholder